Apakah saya Beresiko Terkena Herpes Zoster?

Herpes adalah ruam kulit yang menyakitkan, kadang muncul dengan luka. Hal ini juga dapat di sebut dengan Herpes Zoster, cacar ular, atau Zoster saja.

Ruam Herpes biasanya muncul pada salah satu sisi wajah atau tubuh dan berlangsung dalam waktu 2 sampai 4tahun.

 

 

Gejalanya?

 

Nyeri yang seringkali cukup parah. Gejala lain dapat berupa demam, sakit kepala, nyeri otot , menggigil, sakit perut. Dalam beberapa kasus menyebabkan pneumonia, masalah pendengaran, kebutaan, radang otak atau kematian.

Herpes Zoster sangat umum menyerang usia diatas 50tahun. Juga seting terjadi pada orang dengan kondisi kekebalan tubuh melemah karena penyakit, seperti kanker, pengguna obat steroid atau kemoterapi.

 

Penyebabnya?

Herpes Zoster disebabkan oleh virus bernama Varicella Zoster Virus. Merupakan virus yang sama dengan penyebab cacar air.

Jika kita pernah terkena virus ini, virus kemudian bersarang dalam tubuh anda dan kemudian bisa timbul sebagai herpes zoster.

 

Apakah SAYA bisa beresiko terkena Herpes Zoster?

 

Seseorang yang pernah terkena cacar air dapat terkena herpes zoster. Resiko akan meningkat ketika anda semakin tua. Terutama jika anda berusia lebih dari 50 tahun.

Penelitian menunjukkan bahwa, 1 dari 3 populasi umum akan mengalami Herpes Zoster semasa hidupnya.

Untuk orang yang mencapai umur 85 tahun, salah satu dari dua orang pasti akan mengalami Herpes Zoster.

 

NYERI kronis adalah komplikasi yang paling umum dari Zoster.

Postherpetic Neuralgia (PHN) adalah rasa sakit kronis yang terjadi setelah seseorang mengalami Herpes Zoster karena syaraf yang dirusak oleh virus. PHN dapat berlangsung selama berbulan bulan bahkan bertahun-tahun. Tidak semua orang yang mengalami Zoster menderita PHN, namun kejadian PHN meningkat dengan bertambahnya usia.

Hal yang dirasakan pasien PHN seperti:

Nyeri seperti terbakan, berdenyut , sakit yang amat sangat, perubahan sensasi terhadap suhu atau sentuhan yang normalnya tidak menyebabkan nyeri seperti sentuhan tangan dan seprei.

Penelitian menunjukkan bahwa 1 dari 5 orang yang terkena Herpes Zoster akan mengalami nyeri syaraf dalam jangka waktu panjang.

Menurut Katz J & Melzack R, pada buku mengenai pengukuran nyeri. Derajat nyeri Herpes Zoster dan PHN bahkan melebihi nyeri melahirkan.

 

 

Pencegahannya?

Kabar baiknya, kini Herpes Zoster bisa dicegah dengan vaksinasi. Baru ada satu merk vaksin Herpes Zoster, yaitu Zostavax dari MSD. Vaksin ini direkomendasikan untuk anda yang berusia 45 tahun ke atas. Harga nya tergolong murah jika dibandingkan dengan terapi pengobatan jika kita terkena Herpes Zoster, belum lagi rasa sakit yang tak tertahankannya.

Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan!

Tanyakan lebih lanjut ke dokter mengenai vaksinasi Herpes Zoster ini .

 

Salam sehat!

Sumber: Johnson RW et.al.BMC Medicine. 2010;8:37-49

Melanie Husna,drg

Pusat Vaksinasi Anak dan Dewasa

INHARMONY IMMUNITY CLINIC – KALIDERES

KAINA HEALTHCARE

087809792918

Mengenal Hepatitis A

Sebelumnya kita sudah membahas tentang Hepatitis B dan C. Selain dua jenis hepatitis itu, ada satu hepatitis lagi yang sering ditemukan, yaitu Hepatitis A. Hepatitis A adalah hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis A.

 

 

Hepatitis A

 

 

Pada beberapa orang tidak menunjukkan gejala apapun saat mengalami hepatitis, jika ada gejalanya mirip dengan hepatitis B dan C, berupa demam, mual , muntah, lemas, tidak nafsu makan, nyeri perut, tinja berwarna abu abu, urin pekat seperti teh, dan kekuningan pada kulit dan bagain putih pada mata.

Tanda-tanda ini berlangsung sekitar 4 minggu, namun pada beberapa orang bisa sampai 6 bulan.

 

Bagaimana Cara Penularannya?

 

Hepatitis A menular melalui makanan atau minuman yang tercemar tinja pasien hepatitis A. Beberapa contoh penularan misalkan penderita hepatitis A tidak mencuci tangan setelah buang air besar kemudian menyentuh makanan atau minuman. Atau perawat pasien hepatitis A tidak mencuci tangan setelah mengganti popok.

 

Apakah Hepatitis A Berbahaya?

 

Ada dua kemugkinan bagi penderita hepatitis A. Sebagian besar akan sakit berbulan -bulan kemudian sembuh TOTAL tanpa adanya kerusakan pada hati. Pada satu golongan orang lainnya, virus dapat menyebabkan kerusakan pada hati, bahkan kematian. Tetapi kasus ini jarang terjadi. Faktor yang meningkatkan resiko keparahan adalah usia yang lanjut >50 tahun, dan sudah ada kerusakan hati sebelumnya.

 

Bagamana Mencegah Penularannya?

 

Cuci tangan dengan air dan sabun hingga bersih setelah buang air, dan sebelum makan dan minum.

Usahakan jika ada kenalan sekitar yang ada riwayat hepatitis A tidak menyiapkan makanan atau memasak untuk bersama.

 

Jika curiga terkena gejala hepatits A , yang harus dilakukan adalah periksakan ke dokter, istirahat yang cukup, makan makanan yang rendah lemak, minum banyak air, dan hindari minuman beralkohol.

 

Antibiotik dan Obat-obatan lain tidak diperlukan, karena hepatitis A disebabkan oleh VIRUS.

Tidak ada obat khusus untuk hepatitis A. Namun saat ini Hepatitis A sudah ada vaksinnya. jadi sebagai perlindungan, kita bisa mendapatkan vaksinasi hepatitis A.

 

Salam sehat!

 

drg,Melanie Husna ( dari berbagai sumber)

 

Kaina Healthcare

Klinik Umum, Gigi dan Pusat Vaksinasi Anak dan Dewasa

Jl. Peta Selatan no. 6 Kalideres Jakarta Barat

087809792918 – kainahealth@gmail.com

Lebih Bahaya Mana, Hepatitis B atau C?

Apa sih Hepatitis itu?

pasti penyakit yang satu ini sudah sering didengar ditelinga kita. Mungkin karena penderitanya cukup tinggi di Indonesia. Untuk melindungi diri kita dari penyakit ini, yuk kita bahas sedikit.

Hepatitis berarti radang pada hati. Hati merupakan bagian tubuh yang sangat penting, berfungsi untuk memproses zat gizi, menyaring darah, dan melawan infeksi. Jika terjadi peradangan , tentu fungsi nya akan terganggu.

Sebagian besar hepatitis disebabkan oleh virus. Terdapat 5 jenis virus penyebab hepatitis, yaitu virus hepatitis A, B, C, D, dan E .

Jadi apa si Hepatitis B dan Hepatitis C itu?

Hepatitis B adalah hepatitis yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B, dan Hepatitis C disebebkan oleh virus hepatitis C. Keduanya memiliki banyak persamaan, antara lain cara penularan/ penyebaran virusnya, dan keduanya sama sama bisa menjadi kronis, menetap, dan menyebabkan kerusakan hati yang lanjut.

 Apa Tanda- Tanda Hepatitis B dan C?

Kebanyakan orang tidak menunjukkan tanda apapun saat mengalami hepatitis B dan C. Jika ada, biasanya berupa demam, mual, muntah, lemas, tidak nafsu makan, nyeri perut. Tinja berwarna abu-abu, urin pekat seperti teh. Kulit dan bagian putih mata berwarna kuning. Bila terjadi tanda-tanda demikian, maka orang tersebut menderita HEPATITIS AKUT.

Pada Hepatitis B, 95% penderita dewsa dapat pulih sepenuhnya tanpa diobati, sisanya akan menjadi hepatitis B kronis, kecuaali bila diobati.

Sedang pada Hepatitis C, hanya 15-25 % penderita dapat pulih sepenuhnya tanpa diobati. Sisanya akan menjadi Hepatitis C kronis , dan membawa virus dalam darah seumur hidupnya.

Bagaimana Cara Penularannya?

Penularan Hepatitis B dan C sama. Yaitu melalui darah dan cairan tubuh ( vagina/sperma), dan ASI. Jalur penularan dapat melalui hubungan seksual, transfusi darah, pemakaian jarus suntik dan pisau cukur secara bergantian, pembuatan tato dengan jarum tidak steril, dari ibu ke janinnya dan donor ASI yang tidak di screening.

Penularan virus hepatitis Virus Hepatitis B dan C TIDAK menular melalui air liur , dengan berdekatan, ataupun bersentuhan dengan penderita. Apakah Hepatitis B dan C Berbahaya? Pada penderita Hepatitis B dan C yang kronis, penderita dapat mengalami kerusakan sel-sel hati , kegagalan fungsi hati bahkan bisa terjadi kematian akibat kanker hati.

Perjalanan penyakit mulai dari terjadinya infeksi hingga terjadi kegagalan fungsi hati dapat memakan waktu 30 tahun.

Bagaimana Cara Pencegahannya?

Untuk Hepatitis B, cara pencegahan yang paling tepat adalah dengan VAKSINASI HEPATITIS B. Untuk dewasa, diberikan 3 kali dalam waktu 6 bulan.

Siapa yang perlu mendapat Vaksinasi Hepatitis B?

Orang yang berhubungan seksual dengan pasien Hepatitis B

Homoseksual

Orang yang berganti ganti pasangan seksual

Pengguna narkoba suntik

Orang yang hidup bersama pasien hepatitis B

Pasien dengan penyakit hati lain, gagal ginjal, atau pasien HIV AIDS

Petugas kesehatan

Bayi baru lahir

Turis yang akan berkunjung ke negara tertentu

 

Untuk Hepatitis C, sampai saat ini belum ada vaksin untuk memberikan kekebalan terhadap virus hepatitis C. Hindari kontak dengan darah, penggunaan jarum suntik atau pisau cukur bersama-sama, berganti ganti pasangan seksual, dan pembuatan tato dengan alat yang tidak steril.

Selalu jaga diri anda, dari penularan virus hepatitis, dan lindungi diri dan keluarga kita dengan vaksinasi hepatitis. Mencegah lebih baik daripada mengobati, kan..

say no to hepatitis

 

Salam Sehat!

-drg,Melanie Husna ( dari berbagai sumber)

Kaina Healthcare Klinik Umum, Gigi dan Pusat Vaksinasi Anak dan Dewasa

Jl. Peta Selatan no. 6 Kalideres Jakarta Barat

087809792918 – kainahealth@gmail.com

Jadwal Imunisasi Anak 2014

Jadwal Imunisasi 2014

Jadwal Imunisasi 2014

Selamat bagi Anda yang baru menjadi Ayah dan Ibu, betapa menyenangkanya bukan merawat malaikat mungil Anda? Namun pastinya Anda dibebani juga oleh rasa khawatir akan kesehatan dan sejumlah vaksin yang harus disuntikkan ke dalam tubuh kecilnya.

Bayi baru lahir dan anak-anak memiliki tubuh yang rentan terhadap penyakit, dan akan sering sakit apabila tertular orang di sekitarnya. Sama halnya dengan orang usa lanjut. Imunitasnya rendah sekali, oleh karena itu diperlukan imunisasi untuk menambah daya tahan tubuhnya

.Apa yang baru dari jadwal vaksinasi yg direkomendasikan IDAI ??

1. Hepatitis B

•Jadwal vaksin hepatitis B1 tetap dianjurkan umur 12 jam.
•Diberikan setelah vitamin K1.
Penting untuk mencegah terjadinya perdarahan akibat defisiensi vitamin K.
•HBIg utk bayi dari ibu HBsAg positif, selain imunisasi hepatitis B, utk cegah infeksi perinatal yang berisiko tinggi untuk terjadinya hepatitis B kronik.

2. Polio
•Vaksin polio 0 : polio oral (saat lahir atau saat bayi dipulangkan)
•Untuk vaksin polio 1, 2, 3 dan booster : polio oral (OPV) atau polio inaktivasi (IPV)
•Rekomendasi: paling sedikit 1 dosis IPV yang penting dalam masa transisi dalam menuju eradikasi polio

Kesimpulannya,

Jadwal imunisasi rekomendasi IDAI 2014 : mengakomodasi Permenkes RI no 42 tahun 2013 yang menganjurkan imunisasi booster untuk DTP-HB-Hib (18 bulan) dan campak (24 bulan)

Vaksin Cacar Air

Cacar air yang dikenal dengan nama Varicella, dulu disebut dengan Chickenpox. Banyak mitos tentang penyakit ini, ada yang mengatakan bahwa lebih baik saat anak-anak dikenakan cacar air sehingga saat dewasa tidak akan kena lagi. Hal ini adalah mitos yang keliru. Justru dengan seseorang pernah memiliki riwayat cacar air, selanjutnya akan berkesempatan terkena penyakit herpes atau cacar ular.

Masa inkubasi penyakit ini berlangsung selama 14 – 16 hari. Gejala  yang timbul pada 2 hari pertama berupa demam yang tidak terlalu tinggi, malaise, dan nyeri kepala. Selanjutnya akan timbul erupsi kulit berupa papul eritematosa yang dalam beberapa jam berubah menjadi vesikel dengan bentuk khas berupa tetesan embun (tear drops) dan dapat timbul rasa gatal. Vesikel ini kemudian berubah menjadi pustula dan krusta (keropeng).

 

cacar air

Penyebaran vesikel terutama di badan, kemudian menyebar ke muka dan ekstrimitas. Virus ini juga dapat menyerang selaput lendir mata, mulut serta saluran nafas bagian atas.
Pencegahan pada individu yang belum mendapat imunitas terhadap cacar air adalah dengan menghindari kontak dengan individu yang terinfeksi cacar air atau dengan pemberian vaksin varisela.

 

Vaksin Varicella- Zoster

Sejak tahun 1995 sudah ditemukan vaksin untuk mencegah cacar air di Amerika.

Vaksin ini merupakan vakin hidup yang dilemahkan. Mulai digunakan secara luas di Amerika dan diperuntukkan bagi individu yang berusia 12 bulan atau lebih.

Individu yang tidak memiliki imunitas terhadap Virus ini sebaiknya mendapatkan 2 dosis vaksin “single-antigen”.

 

Siapa yang membutuhkan vaksin Vaksin Cacar Air?

  1. Individu yang memiliki kontak dekat dengan orang yang memiliki risiko tinggi untuk terinfeksi (petugas kesehatan, keluarga dari pasien dengan daya tahan tubuh lemah).
  2. Individu yang berisiko terpajan cacar air berkaitan dengan profesinya : guru, petugas kesehatan, staf medis, mahasiswa, anggota militer, wanita usia subur yang belum hamil, orang yang sering bepergian/ wisatawan.
  3. Mempunyai rencana hamil di masa yang akan datang
  4. Orang yang hidup satu rumah dnegan anak-anak
  5. Berencana untuk bepergian ke luar negri.

Manfaat

Vaksin varicella-zoster dapat mencegah timbulnya varisela pada sebagian besar individu. Tetapi apabila tetap timbul infeksi cacar air pada individu yang telah divaksin, gejala klinisnya akan lebih ringan dan penyembuhannya cenderung lebih cepat.

 

Cara Pemberian Vaksin :

1. Diberikan sebanyak 0,5 ml secara subkutan dengan jarum 23-25G di lengan atas postero lateral.

2. Diberikan 2 dosis dengan rentang waktu 4 – 8 minggu. Dosis kedua harus diberikan pada semua orang yang sudah menerima dosis pertama.

3. Vaksinasi post partum harus diberikan untuk individu yang tidak memiliki imunitas terhadap varicella. Vaksinasi diberikan dalam 2 dosis. Pertama adalah sebelum pasien pulang dari rumah sakit, dosis kedua adalah 4 – 8 minggu kemudian.

Kontra Indikasi :

1. Sedang hamil atau akan hamil dalam 1 bulan ke depan

2. Riwayat alergi serius (anafilaksis) setelah pemberian vaksin VZV sebelumnya

3. Supresi terhadap imunitas seluler

Efek Samping :

1. Nyeri atau bengkak di tempat suntikan (1 dari 5 kasus)

2. Demam (1 dari 10 kasus)

3. Ruam Ringan (1 dari 20 kasus)

Di manakah vaksin ini didapatkan?

Saat ini sulit sekali mendapatkan vaksin varicella di Indonesia, namun kami memiliki vaksin tersebut karena memiliki relasi di luar negri dan kami import reagen ini sehingga dapat tersedia di Indonesia. Oleh karena itu bagi Anda yang membutuhkan vaksin varisela ini dapat menghubungi :

Kaina Healthcare ( 021 91320317 )

Jl. Peta Selatan no. 6 Kalideres Jakarta Barat

 

Cegah Kutil Kelamin dengan Vaksinasi Gardasil

Apa sih kutil kelamin itu?

 

Picture11-e1326543524936

Kutil umumnya berupa benjolan kecil yang kerap tumbuh pada kulit akibat kurangnya menjaga kebersihan tubuh. dapat tumbuh dimana saja seperti di tangan, kaki, muka bahkan di alat kelamin. Kutil yang tumbuh pada alat kelamin disebut dengan kutil kelamin (condilloma/genital warts).

Penyakit ini termasuk penyakit kelamin menular seksual yang dapat dialami baik oleh pria maupun wanita, bisa diobati dengan obat kutil. Tidak seperti kanker yang tumbuh secara ganas. Penyakit kutil kelamin tumbuh tapi jinak, bisa dicegah dengan obat kutil kelamin. di dunia terdapat 32 juta kasus / tahunnya. lumayan banyak juga ya..

Jika penyakit kelamin dibiarkan maka akan tumbuh seperti bonkol yang besar sekali, dapat tumbuh seperti kembang kol dan tidak menyebar. Karena kemiripan bentuknya, kutil kelamin pun sering disebut dengan jengger ayam. Meskipun kutil kelamin hanya tumbuh di alat kelamin tetapi lebih mengganggu dibandingkan kutil di bagian tubuh lainnya. Jika tidak diobati kutil kelamin menimbulkan beban psikologis bagi penderitanya. penyakit ini juga merupakan penyakit kambuhan.

kutil kelaminpriawanita

Pasti tidak mau dong terkena penyakit yang mengganggu ini.

kabar baiknya, Penyakit kutil kelamin ini bisa dicegah dengan Vaksinasi HPV.

Mengapa dengan vaksinasi HPV?

Seperti kutil yang terjadi pada bagian tubuh manapun, Penyebab Kutil Kelamin adalah virus -HPV- yang menginfeksi lapisan permukaan kulit. Ada lebih dari 100 jenis virus HPV, tetapi hanya beberapa yang dapat menyebabkan kutil kelamin, 90% adalah HPV type 6 dan 11. Virus tersebut dapat menyebar dengan cepat melalui kontak seksual dengan mereka yang terinfeksi.

Dua dari tiga orang yang melakukan hubungan seksual dengan mereka yang memiliki kutil kelamin juga terkena penyakit ini. Biasanya dalam tiga bulan setelah melakukan kontak, tetapi terkadang sampai beberapa tahun.

Orang yang paling rentan terinfeksi virus HPV antara lain:

Melakukan hubungan seksual tanpa pengaman dengan banyak pasangan.
Memiliki penyakit kelamin lain.
Memiliki pasangan seksual yang terinfeksi baik anda ketahui maupun tidak.
Aktif secara seksual pada usia muda.

Selain dari aktifitas seksual, studi melaporkan penularan bisa terjadi lewat kontak tangan-genital , atau oral genital. jadi, sebaiknya untuk memberikan perlindungan kepada diri kita, vaksinasi harus kita dapatkan.

Bagaimana dengan penderita yang sudah pernah terkena kutil kelamin? studi menunjukkan bahwa pemberian vaksinasi HPV menurunkan tingkat kambuhan pada pasien. sehingga cukup membantu hidup pasien tersebut. karena penyakit ini bisa mengenai pria/ wanita, jadi sebaiknya anda dan pasangan anda mendapatkan vaksinasi HPV untuk melindungi diri anda. sampai saat ini, hanya ada 1 merk vaksin yang mencegah kutil kelamin, yaitu vaksin HPV merk Gardasil.

Salam sehat!

kutil kelamin

 

drg. Melanie Husna ( dari berbagai sumber)

Kaina Healthcare – Klinik Imunisasi Jakarta Barat

Jl. Peta Selatan no.6 Kalideres Jakarta Barat

(021) 91320317 – kainahealth@gmail.com

 

Jenis Imunisasi saat Hamil

Bolehkah Vaksinasi dalam Kehamilan ??

imunisasi saat hamil

Pertanyaan ini seringkali ditanyakan banyak pasien yang berkunjung ke klinik, ataupun teman dan kerabat. Banyak yang belum tahu, jika ada beberapa jenis vaksinasi yang sangat disarankan saat kehamilan atau persiapan kehamilan.

Vaksinasi / Imunisasi, seperti yang kita ketahui bersama, adalah memberikan zat tertentu untuk tubuh agar terbentuk antibody spesifik untuk melawan jenis penyakit tertentu.

Memang benar, ada jenis vaksin tertentu yang tidak disarankan diberikan saat seorang wanita hamil. Seperti yang kita ketahui, vaksin ada yang berisi virus hidup atau potongan bagian virus yang mati. Nah, jenis vaksin yang tidak disarankan saat kehamilan adalah jenis vaksin berisi virus hidup. Apa saja sih vaksin yang tidak disarankan saat kehamilan? Vaksin MMR dan Varicella termasuk jenis vaksin yang harus ditunda pemberiannya saat kehamilan.

Vaksinasi HPV juga tidak disarankan untuk ibu hamil, sebenarnya bukan karena berisi virus hidup, namun belum ada studi lebih lanjut mengenai pemberian vaksinasi HPV saat kehamilan. Apabila seorang wanita sedang dalam rangkaian jadwal vaksinasi HPV , kemudian hamil sebelum selesai 3 suntikan , suntikan berikutnya bisa diberikan segera setelah wanita tersebut melahirkan. Tidak perlu diulang dari awal.

Jadi apa saja jenis vaksin yang direkomendasikan selama kehamilan?

•Influenza

Vaksinasi influenza dengan virus yang tidak aktif bisa diberikan pada ibu hamil. Saat hamil akan sangat terganggu jika sang ibu terserang flu dan harus minum obat. Apalagi di Negara tropis seperti Indonesia, tampaknya flu bisa terjadi kapan saja, tidak tergantung musim. Vaksinasi influenza akan melindungi ibu dan menjaga kesehatan ibu dan janin.

Secara umum, vaksinasi ini aman diberikan pada ibu hamil. Bahkan, berdasarkan Panduan Pemberian Imunisasi bagi Wanita Hamil dan Menyusui yang dikeluarkan Centers for Disease Control andPrevention, sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.000 ibu hamil yang di vaksinasi influenza menunjukkan tidak adanya pengaruh terhadap janin akibat vaksinasi tersebut. Hasil serupa diperoleh terhadap 252 ibu yang mendapat imunisasi influenza enam bulan setelah melahirkan.

• Hepatitis A

Vaksinasi ini bisa diberikan pada ibu hamil, jika ada indikasi berisiko tinggi terkena penyakit tersebut. Misalnya,memiliki kelainan hati, hidup di lingkungan yang berisiko terinfeksi Hepatitis A, sering berada di Tempat Penitipan Anak (TPA), atau akan bepergian ke negaradimana penyakit ini menjadi endemis.

Meningococcal Polysaccharide Vaccine (MCV4)

Studi mengenai pemberian vaksinasi ini pada ibu hamil memang belum pernah menunjukkan adanya efek merugikan bagi sang ibu maupun bayinya. Jadi, vaksinasi Meningococcal bisa diberikan, terutama bagi ibu hamil yang terindikasi akan terpapar virus tersebut. Misalnya, mereka yang berencana melakukan perjalanan ke negara-negara dengan risiko terpapar virus meningococcal. Meski begitu, pemberian vaksinasi ini tetap harus didasarkan pada indikasi, serta turut pula memperhitungkan faktor risiko dan keuntungannya.

• Hepatitis B

Walau vaksinasi ini dikatakan aman bagi ibu hamil, sebaiknya hanya diberikan bila ia berisiko tinggi terjangkit Hepatitis B. Misalnya, ibu hamil merupakan pekerja kesehatan yang punya kemungkinan terpapar atau tertusuk jarum suntik yang bisa menularkan virus Hepatitis B, dll.

  • Pneumococcal Polisacarid Vaccine

 

Pemberian vaksinasi Pneumococcalpada trimester pertama kehamilan belum pernah dievaluasi keamanannya. Meski begitu, belum pernah dilaporkan adanya efek merugikan terkait pemberian vaksinasi ini pada janin yang dikandung ibu. Tentu saja, jika ibu hamil tidak berisiko tinggi terkena virus tersebut, vaksinasi ini tidak perlu diberikan.

• Diphtheria, Pertussis, dan Tetanus (DPT)

Yang umum diberikan adalah vaksinasi DT (Diphtheria dan Tetanus Toxoid). Pemberian DPT bisa dipertimbangkan, jika ibu hamil memiliki kemungkinan untuk terpapar penyakit pertussis atau batuk rejan. Misalnya, pekerja kesehatan atau mereka yang bekerja di tempat penitipan anak (TPA) dimana terdapat banyak kasus pertussis.

Nah, jadi konsultasikan kondisi anda masing-masing dan dapatkan vaksin terbaik sesuai kebutuhan untuk melindungi diri anda dan janin anda. Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati?

Salam sehat ! =)

 

-drg. Melanie Husna ( dari berbagai sumber )

Kaina Healthcare / Klinik Imunisasi Jakarta Barat.

Jalan Peta Selatan no. 6 Kalideres Jakarta Barat

(021) 91320317 / kainahealth@gmail.com / www.kainahealthcare.com

Pre Wedding Vaccination . Apa saja yang Diperlukan?

Pre Wedding Shot (Immunization) & Premarital Check Up

Vaksin-premarital-e1371141311673

 

Tentu anda sudah tahu bahwa, Kesehatan adalah aset kita seumur hidup bukan??  Apa saja perlindungan yang anda perlukan sebelum melenggang ke Pernikahan? Berikut ulasannya.

HPV (Human Papiloma Virus)

HPV adalah virus yang dapat menyebabkan kanker serviks dan kutil kelamin pada wanita dan  penyebab kutil kelamin pada pria. Pria dan wanita perlu mendapat vaksinasi ini dengan merk yang berbeda. Setiap jam ada 1 wanita meninggal karena kanker serviks di Indonesia.
Sebaiknya diberikan sebelum menikah sebanyak 3x suntikan (bulan 0, 1 atau 2, 6)

Hepatitis B

Penyakit ini menular melalui cairan tubuh yang terkontaminasi, menyebabkan sakit kuning dan radang liver, bahkan sirosis dan kanker hati. Mudah sekali untuk dicegah dengan imunisasi.
Sebaiknya diberikan setelah pemeriksaan darah HbsAg dan Anti Hbs, suntikan 3x (bulan 0,1,6)

MMR (Mumps- Measles- Rubella)

Tujuan orang menikah salah satunya adalah untuk mendapatkan keturunan. Jangan sampai harapan ini kandas karena anda/ pasangan terkena gondongan. Mumps/ gondongan menjadi penyebab infertilitas/tidak suburnya seorang pria maupun wanita. Rubella pada ibu hamil pun berdampak buruk bagi bayi karena bayi akan mengalami katarak seumur hidupnya sejak lahir.
Vaksin ini hanya diberikan 1x sebelum menikah. Harus diberikan dalam keadaan sehat.

Varicela Zoster Virus

Adalah suatu mitos bahwa cacar harus diderita semua orang. Seseorang yang tidak pernah menderita cacar air, tidak akan mengidap sakit herpes. Cacar air/ herpes pada ibu hamil trimester akhir akan menghasilkan bayi yang dilahirkan pun menderita cacar air.
Vaksin ini hanya diberikan 1x sebelum menikah. Harus diberikan dalam keadaan sehat.

Tetanus- Toxoid

Vaksin tetanus tidak hanya memberikan perlindungan pada ibu yang melahirkan juga antibodi yang dibentuk oleh ibu akan masuk ke dalam darah bayi melalui tali pusat.Namun pada era modern seperti sekarang ini, para dokter dan bidan yang bertugas menangani persalinan telah memakai peralatan pertolongan persalinan yang telah disterilisasi, sehingga kemungkinan terjadinya paparan terhadap kuman Tetanus dapat diminimalisir. Imunisasi TT ini sifatnya optional.

Jadwal penyuntikan yang ideal:

 

7 bulan sebelum menikah : HPV (I), Hepatitis B (I)
6 bulan sebelum menikah : HPV (II), Hepatitis B (II)
4 bulan sebelum menikah : Vaksin cacar air, vaksin MMR
1 bulan sebelum menikah :  HPV (II), Hepatitis B (II)

 

Tidak ada kata terlambat, Semua jadwal imunisasi ini dapat disesuaikan kebutuhan/kondisi Anda. Untuk jadwal terbaik, diskusikan dengan konsultan imunisasi kami sebelumnya.

Semua vaksin perlu diberikan pada pihak pria dan wanita.

 

Protect your self and your Loved ones by Vaccination. because, Vaccination saves Lives !

 

More info : email us kainahealth@gmail.com ; 021 91320317

Salam! 

Happy Couple

Happy Couple

 

Vaksin Meningitis Halal Jakarta

Meningitis , mematikan namun dapat dicegah

bakteri meningitis

Meningitis adalah radang selaput pelindung sistem saraf pusat. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, luka fisik, kanker, atau obat-obatan tertentu. Meningitis adalah penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian.

Kebanyakan kasus meningitis disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virusbakteri, jamur, atau pasilan yang menyebar dalam darah ke cairan otak. Daerah “sabuk penyakit meningitis” di Afrika terbentang dari Senegal di barat ke Ethiopia di timur. Daerah ini ditinggali kurang lebih 300 juta manusia. Pada 1996 terjadi wabah penyakit meningitis di mana 250.000 orang menderita penyakit ini dengan 25.000 korban jiwa.

Penularan meningitis adalah melalui droplet pernapasan / dahak penderita. Pencegahan meningitis paling efektif adalah dengan imunisasi (vaksinasi) meningitis. Vaksinasi meningitis paling efektif dan aman dan dapat memberikan perlindungan selama tiga tahun terhadap serangan penyakit meningitis. Vaksin meningitis dianjurkan bagi orang lanjut usia dan penderita penyakit kronis seperti asma, paru-paru kronis, jantung, diabetes, ginjal, gangguan sistem imunitas tubuh, kelainan darah, dll. Vaksin meningitis diwajibkan bagi jemaah haji, umroh ataupun turis yang akan berkunjung ke negara2 Timur tengah. Tanpa imunisasi meningitis, dikhawatirkan para jemaah yang tertular meningitis ketika menunaikan ibadah haji, akan membawa pulang kuman meningitis dan menimbulkan wabah meningitis di Indonesia.

what-causes-meningitis

Vaksin yang HALAL, sudah adakah?

Majelis Ulama Indonesia menetapkan fatwa, bahwa  dua vaksin meningitis Menveo Meningococcal yang diproduksi oleh Novartis Vaccine and Diagnotis asal Italia, dan Mevac ACWY 135, yang diproduksi Zheiyiang Tian juan asal China, halal digunakan untuk jamaah haji. Dengan demikian dari ketiga vaksin meningitis yang diaudit oleh tim Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia LPPOM MUI, hanya satu vaksin yang dinyatakan haram yakni Vaksin Mencevak ACYW 135 produksi Glaxo Smith Kline asal Belgia.

“Vaksin tersebut difatwakan haram karena dalam proses pembuatannya pernah bersentuhan dengan bahan yang tercemar babi dan tidak dapat disucikan,” kata Ketua MUI, K.H Ma’ruf Amin kepada pers di gedung MUI Jakarta, Selasa (20/7).

Dengan  ditetapkannya fatwa tersebut menurutnya, fatwa yang lama, No.05/2009 tentang penggunaan vaksin meningitis bagi jamaah haji dan umroh, tidak berlaku lagi. Sehingga  penggunaan vaksin, selain dari dua yang disebutkan itu haram digunakan.

 

Harga Vaksin Hepatitis B Anak dan Dewasa

Kanker hati merupakan kanker yang akhir-akhir ini semakin dikenal masyarakat sebagai penyebab kematian. Coba ingat kembali, adakah kenalan kita, atau bahkan saudara kita atau keluarga yang meninggal karena Kanker hati?

Hepatitis-B

Kanker hati pada awalnya tidak menimbulkan gejala, oleh karena itu pemeriksaan oleh dokter secara berkala perlu dilakukan pada kelompok yang memiliki risiko tinggi.

Sebagian besar (90%) penderita kanker hati datang ke dokter dalam stadium lanjut. Ini disebabkan karena kerusakan hati baru menimbulkan gejala yang mencolok bila kerusakan tersebut cukup luas.

Apa Gejalanya ?

Gejala yang sering dijumpai adalah berat badan menurun, rasa mual dan muntah, ada kalanya mata dan kulit berwarna kuning, kadang disertai demam.

Apabila kanker hati disertai penyakit yang berat, maka dapat terjadi perdarahan saluran cerna atas yang menyebabkan gejala muntah darah dan buang air besar berwarna kehitaman seperti kopi atau ter. Pada sebagian kasus, dapat terjadi ketegangan di daerah perut yang mendadak disertai rasa sakit hebat.

Kelompok Risiko tinggi dan memerlukan pemeriksaan berkala adalah :

Pengidap HBsAg (pada pemeriksaan darah megandung virus hepatitis B)

Penderita penyakit hati kronis, baik degan HBs Ag positif maupun negatif

Penderita hepatitis C kronis (pada pemeriksaan lab darah mengandung anti HCV sebagai penanda virus hepatitis C)

Pecandu alcohol.

Mereka yang di antara anggota keluarganya ada yang menderita kanker hati primer.

Di daerah yang banyak ditemukan infeksi parasite cacing hati (Clonorcic sinensis).

Apa Hubungan antara Kanker Hati dengan Hepatitis B?

Di Indonesia, jumlah pengidap infeksi virus Hepatitis B diperkirakan sekitar 6 – 8 %. Kanker hati sering ditemukan pada orang-orang yang mengidap virus Hepatitis B kronis (dapat dideteksi dari lab darah). Pada pemeriksaan darah penderita kanker hati ternyata diketahui 65% di antaranya mengandung pertanda terkena infeksi Hepatitis B. Sebagian besar dari yang terkena infeksi virus hepatitis B dapat sembuh, sebagian kecil berkembang menjadi penyakit radang hati (Hepatitis B) menahun. Sekitar 10 % di antaranya berkembang menjadi KANKER.

Bagaimana Cara Penularan Hepatitis B?

Penularan Hepatitis B dapat terjadi melalui :

Hubugan seks atau berciuman dengan penderita. Pemakaian alat- alat kedokteran yang tercemar/ bekas dipakai penderita yang sterilisasinya tidak memenuhi syarat (misalnya : jarum suntik, alat perawatan gigi, tindik telinga, akupuntur, atau tattoo). Sentuhan dengan cairan tubuh penderita melalui luka di kulit yang terbuka atau selaput lender mata dan mulut. Transfusi darah yang tercemar/ mengandung virus Hepatitis B. Ibu hamil/ ibu yang menyusui kepada bayinya.

Gambar-Beberapa-Cara-Penularan-Hepatitis-B

Apakah Vaksinasi Hepatitis B bisa mencegah penularan ?

Penularan Hepatitis B pada anggota keluarga atau orang-orang lingkungan terdekat dari seorang penderita penyakit hati kronis dan mengidap virus hepatitis B dapat dicegah dengan imunisasi. Oleh karena kanker hati dapat berkembang pada sebagian kecil penderita penyakit Hepatitis B kronis, maka pencegahan dengan vaksinasi virus Hepatitis B diharapkan bermanfaat juga mencegah kanker hati. Vaksinasi Hepatitis B dapat dilakukan pada bayi, anak, maupun dewasa. Usahakan vaksinasi Hepatitis B sedini mungkin, terutama pada anggota-anggota kelompok yang berisiko tinggi terkena infeksi virus Hepatitis B.

Bagi orang dewasa yang waktu bayinya telah mendapat imunisasi Hepatitis B, tetap perlu megulang penyuntikan di masa dewasa sebanyak 3 dosis.

Vaksin Hepatitis B dapat disuntikan di fasilitas- fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Imunisasi, dan dokter praktek pribadi yang menyediakan layanan imunisasi.

Kontak lebih lanjut (untuk reservasi hubungi) Kaina Healthcare – Jalan Peta Selatan no.6 Kalideres Jak Bar No telp : 021 – 91320317

Tidak hanya bayi dan anak-anak yang membutuhkan imunisasi, namun imunisasi Hepatitis B pun dibutuhkan oleh orang dewasa.

hepatitisb-penderita